Sebelum anda berhenti kerja

Tiga pertanyaan yang harus anda tanyakan sebelum anda berhenti kerja

Apakah anda kepikiran untuk berhenti dari pekerjaan anda saat ini ?
Apakah anda benar-benar yakin bahwa anda sudah siap untuk berhenti ?

Ini merupakan salah satu keputusan yang sangat penting, dan sepantasnya tidak ditanggapi dengan enteng. Tetapi, anda sendiri pun akan sangat terkejut melihat begitu banyak orang yang secara terburu-buru mengambil keputusan untuk berhenti dari pekerjaannya, namun segera menyesali keputusannya tidak lama setelah itu..

Dengan kenyataan ini, Ada tiga pertanyaan yang seharusnya anda tanyakan kepada diri anda sendiri SEBELUM anda betul-betul berhenti dari pekerjaan anda.

Apakah anda selalu merasa TAKUT/CEMAS setiap kali mau berangkat kerja ?

Ada perbedaan besar antara “Takut/cemas” dengan “ogah-ogahan”. Pilihan yang kedua adalah apa yang sering kali terjadi kepada setiap pekerja dalam suatu waktu tertentu. Mungkin kita terlalu capek, merasa terlalu terbeban dengan pekerjaan saat itu, ataupun dengan apa saja yang menjadi beban anda di saat itu. Tapi kalau perasaan TAKUT yang dimaksud disini adalah masalah yang sangat lain sekali. Setiap harinya, anda begitu membenci pergi ke kantor anda. Bahkan, mungkin saja sampai-sampai anda merasakan sakit di ulu hati dan saluran pencernaan anda setiap kali mau berangkat. Bahkan mungkin juga, anda sering menelepon ke kantor dan memberitahu bahwa anda kurang enak badan karena anda sudah benar-benar tidak ingin pergi ke kantor di hari itu. Itulah yang di maksud dengan “TAKUT/CEMAS” disini. Kalau anda merasakan hal seperti itu, mungkin itu merupakan pertanda bagi anda supaya bisa mencari pekerjaan yang baru.

Apakah fokus anda tidak menentu saat bekerja ?

Kebanyakan orang menjelajahi internet di sela-sela pekerjaannya atau juga saat mereka bekerja, sekedar mengambil waktu break dari apa yang sedang mereka kerjakan. Namun, yang dimaksud dari point ini adalah, anda secara rutin melakukan sesuatu hal lain, apapun itu, selain tugas atau pekerjaan anda. Anda mungkin saja mengetahui bahwa anda punya deadline, tapi anda tidak perduli. Anda juga sering mengambil waktu jam makan siang jauh lebih lama dari pada yang seharusnya, berjalan-jalan keliling kantor dari meja rekan kerja yang satu ke meja yang lainnya, atau menjelajahi internet sepanjang waktu. Ini merupakan salah satu ciri-ciri bahwa anda mungkin saja tidak PUAS dengan pekerjaan anda yang sekarang.

Apakah anda peduli dengan hasil kerja anda ?

Ini merupakan hal yang sangat penting juga. Kalau hasil pekerjaan anda baik, itu bagus. Tapi kalau pun buruk, tidak ada ruginya sedikitpun bagi anda. Ini merupakan salah satu cara kerja sikap yang dimaksud. Secara garis besar, Kalau anda sudah tidak peduli lagi dengan hasil akhir dari tugas anda sehari-hari, maka kemungkinan yang perlu anda ambil adalah mendapatkan pekerjaan baru segera ATAU menegosiasikan posisi baru dari pekerjaan anda (perhatikan kata “ATAU” yang besar disini). Kata “ATAU” disini sangatlah penting karena itu bisa menjadi sinyal untuk memberitahu anda bahwa anda mungkin membutuhkan sebuah proyek baru atau sebuah tugas baru untuk anda kerjakan. Sebelum anda mengambil langkah yang drastis untuk berhenti, anda sebaiknya menganalisa kemungkinan ada ataupun tidaknya hal-hal yang dapat membuat pekerjaan anda saat ini menjadi lebih memuaskan bagi diri anda.

Hal yang harus ditekankan disini adalah bahwa anda tidak harus menjawab “YA” untuk ke tiga pertanyaan tersebut diatas untuk menunjukkan bahwa anda siap untuk berhenti bekerja. Mungkin hanya satu pertanyaan yang mengena, mungkin juga dua. Dilain sisi, hanya karena anda menjawab “Ya” untuk salah satu pertanyaan diatas, itu juga bukan berarti bahwa anda harus berhenti dari pekerjaan anda yang sekarang.

Ingatlah bahwa pada akhirnya hanya DIRI ANDA yang mengambil keputusan , pertanyaan-pertanyaan diatas hanya ditujukan sebagai arahan yang mungkin bisa membantu anda mengambil keputusan, dan bukan sebagai pengambil keputusan satu-satunya bagi diri anda.

… Selamat mengambil keputusan !

Monday, 30 July 2007. Tags: , . My Personal Blogs. Leave a comment.